Tugas dan Fungsi (TUPOKSI) Dinas Pertanian Kab. Banyuasin

  1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi

A.1. Kedudukan

  • Dinas Pertanian adalah perangkat daerah yang merupakan unsur pelaksana Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah;
  • Dinas Pertanian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

A.2. Tugas Pokok

Dinas Pertanian mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintah Kabupten di Bidang Pertanian berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan.

A.3. Fungsi

  1. Pelaksanaan kegiatan Sekretariat, yaitu urusan umum, perlengkapan, kepegawaian dan keuangan;
  2. Menyiapkan bahan pembinaan teknis berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah;
  3. Menyiapkan bahan pembinaan usaha Pertanian sesuai dengan kewenangannya;
  4. Menyiapkan bahan bimbingan teknis di bidang Pertanian;
  5. Menyiapkan serta menyelenggarakan pengamanan teknis di bidang Pertanian;
  6. Menyiapkan bahan pelaksanaan penyajian penerapan teknologi anjuran di bidang Usaha Tani;
  7. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas dalam lingkup tugasnya;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh Bupati sesudai dengan tugas dan fungsinya.

Adapun Tugas Pokok dan Fungsi unsur-unsur organisasi yang ada pada Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin

Yaitu :

Sekretariat

  1. Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan tugas pengelolaan administrasi umum, perlengkapan, perencanaan, evaluasi, urusan keuangan, kepegawaian, hubungan masyarakat dan urusan lain yang tidak termasuk dalam tugas dan fungsi bidang-bidang.

Sekretariat melaksanakan fungsi :

  1. Penyusunan program kerja sekretariat Dinas Pertanian;
  2. Pengelolaan informasi dan dokumentasi;
  3. Pengelolaan surat menyurat, kearsipan, hukum, kehumasan dan penyusunan Produk Hukum Daerah;
  4. Pengkoordinir kegiatan penyusunan anggaran Dinas Pertanian;
  5. Penyiapan data, informasi, hubungan masyarakat serta pelaksanaan inventarisasi rumah tangga kantor dan pembinaan urusan umum;
  6. Pelaksanaan kebijakan program Pertanian;
  7. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan melaporkan program Pertanian;
  8. Penyelenggaraan administrasi keuangan;
  9. Penyelenggaraan administrasi kepegawaian;
  10. Penyelenggaraan kepustakaan internal;
  11. Penyelenggaraan pengendalian internal;
  12. Pelaksanaan hubungan kerja dengan satuan kerja lain yang terkait dalam rangka kelancaraan pelaksanaan tugasnya;
  13. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Sekretariat terdiri dari beberapa Sub Bagian yaitu :

1.Sub Bagian Umum dan Kepegawaian yang melaksanakan tugas :

  • Melakukan persiapan perencanaan dan perumusan program kerja;
  • Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sesuai dengan lingkup kerjanya;
  • Menyusun rencana kegiatan sub bagian umum dan kepegawaian;
  • Menyelenggarakan pengelolaan administrasi kepegawaian dan ketatalaksanaan;
  • Melaksanakan/ mengelola dan pemeliharaan urusan umum dan rumah tangga yang meliputi perlengkapan urusan dalam kehumasan dan protokol, surat menyurat, telex, faximile, telegram, radio telekomunikasi dan telepon serta arsip internal;
  • Melaksanakan dan mengelola administrasi barang Dinas;
  • Menyiapkan bahan-bahan dan melaksanakan proses pengangkatan, penugasan, mutasi, cuti, kenaikan pangkat, pemberhentian dan pensiun pegawai;
  • Mengajukan Daftar Urut Kepangkatan (DUK) dan daftar Norminatif Pegawai;
  • Menyiapkan bahan laporan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan;
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

2.Sub Bagian Perencanaan, Program dan Pelaporan yang melaksanakan tugas :

  • Melakukan persiapan perencanaan dan perumusan program kerja;
  • Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sesuai dengan lingkup kerjanya;
  • Menyusun rencana kegiatan sub bagian Perencanaan, Program dan Pelaporan;
  • Mendata urusan Pertanian;
  • Menyiapkan kebijakan program urusan Pertanian;
  • Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pada seksi-seksi unit Dinas Pertanian;
  • Menyiapkan bahan penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA);
  • Menyiapkan bahan penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU);
  • Menyiapkan bahan penyusunan Rencana Kerja (RENJA) / Rencana Kerja Perubahan (RENJA PERUBAHAN);
  • Menyiapkan bahan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) / Rencana Kerja Perubahan (RKAP);
  • Menyiapkan bahan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKjIP);
  • Menyiapkan dan membuat laporan Dinas dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada Dinas Pertanian;
  • Menginventarisasi hasil pengawasan dan melaksanakan tindak lanjut hasil pengawasan;
  • Menyiapkan, menghimpun, menyimpan dan mendokumentasikan laporan hasil pemeriksaan, laporan pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksanaan ke SIM HP;
  • Menyiapkan bahan laporan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3.Sub Bagian Keuangan dan Aset yang melaksanakan tugas :

  • Menyusun rencana kegiatan sub bagian keuangan dan aset;
  • Menyampaikan bahan Rencana Kerja dan Anngaran (RKA)/ Kerangka Acuan Kerja (KAK) anggaran rutin;
  • Memantau pelaksanaan anggaran rutin;
  • Melaksanakan inventarisasi dan pelaporan pelaksanaan anggaran;
  • Menyusun / mencatat realisasi anggaran rutin, rencana, pembagian dan penerimaan negara bukan pajak;
  • Menghimpun daftar transaksi, dokumentasi, Surat Perintah Membayar (SPM) dan informasi keuangan yang berisi bukti jurnal, buku besar, buku pembantu dan melaksanakan pemeriksaan atas kelengkapannya;
  • Memverifikasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang akan disampaikan ke atasan;
  • Melaksanakan administrasi inventarisasi dan laporan pertanggungjawaban pengelolaan barang;
  • Melaksanakan pengusulan penghapusan barang;
  • Menyiapkan bahan laporan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan;
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

Bidang Prasarana dan Sarana

Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian melaksanakan tugas pelaksanaan penyusunan, pelaksanaan kebijakan dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi.

Bidang Prasarana dan Sarana melaksanakan fungsi :

  • Penyusunan kebijakan di Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian;
  • Penyediaan dukungan insfrastruktur Pertanian;
  • Pengembangan potensi dan pengelolaan lahan dan irigasi Pertanian;
  • Penyediaan, pengawasan, dan bimbingan penggunaan pupuk, pestisida, serta alat dan mesin Pertanian;
  • Pemberian bimbingan pembiayaan Pertanian;
  • Pemberian Fasilitasi investasi Pertanian;
  • Pemantauan dan evaluasi di Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bidang Tanaman Pangan

            Bidang Tanaman Pangan melaksanakan tugas pelaksanaan penyusunan, pelaksanaan kebijakan dan pemberian bimbingan teknis serta pemantauan dan evaluasi.

Bidang Tanaman Pangan melaksanakan fungsi :

  • Penyusunan kebijakan perbenihan, produksi, perlindungan, pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Tanaman Pangan;
  • Penyusunan rencana kebutuhan dan penyediaan benih di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pengawasan mutu dan peredaran benih di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pengendalian dan penanggulangan hama penyakit, penanggulangan bencana alam dan dampak perubahan iklim di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pemberian bimbingan teknis pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pemberian izin usaha/ rekomendasi teknis di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pemantauan dan evaluasi di Bidang Tanaman Pangan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bidang Hortikultura

Bidang Hortikultura melaksanakan tugas pelaksanaan penyusunan, pelaksanaan kebijakan dan pemberian bimbingan teknis serta pemantauan dan evaluasi.

Bidang Hortikultura melaksanakan fungsi :

  1. Penyusunan kebijakan perbenihan, produksi, perlindungan, pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang hortikultura;
  2. Penyusunan rencana kebutuhan dan penyediaan benih di Bidang Hortikultura;
  3. Pengawasan mutu dan peredaran benih di Bidang Hortikultura;
  4. Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi di Bidang Hortikultura;
  5. Pengendalian dan Penanggulangan hama penyakit, penanggulangan bencana alam, dan dampak perubahan iklim di Bidang Hortikultura;
  6. Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bidang Perkebunan

Bidang Perkebunan melaksanakan tugas pelaksanaan penyusunan, pelaksanaan kebijakan dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi di Bidang Perkebunan.

Bidang Perkebunan Melaksanakan Fungsi :

  • Penyusunan kebijakan perbenihan, produksi, perlindungan, pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Perkebunan;
  • Penyusunan rencana kebutuhan dan penyediaan benih di Bidang Perkebunan;
  • Pengawasan mutu dan peredaran benih di Bidang Perkebunan;
  • Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi di Bidang Perkebunan;
  • Pengendalian dan Penanggulangan hama penyakit, penanggulangan bencana alam, dan dampak perubahan iklim di Bidang Perkebunan;
  • Pemberian bimbingan teknis pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Perkebunan;
  • Pemantauan dan Evaluasi di Bidang Perkebunan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan tugas pelaksanaan penyusunan, pelaksanaan kebijakan dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi di Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan fungsi :

  1. Penyusunan kebijakan di bidang benih/ bibit, produksi, peternakan dan kesehatan hewan, perlindungan serta pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan;
  2. Pengelolaan sumber daya genetik hewan;
  3. Pengendalian peredaran dan penyediaan benih/ bibit ternak, pakan ternak dan benih/ bibit hijauan pakan ternak;
  4. Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi ternak;
  5. Pengendalian penyakit hewan dan penjamin kesehatan hewan;
  6. Pengawasan obat hewan;
  7. Pengawasan pemasukan dan pengeluaran hewan serta produk hewan;
  8. Pengelolaan pelayanan jasa laboratorium dan jasa medik veteriner;
  9. Penerapan dan pengawasan persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan;
  10. Pemberian izin/ rekomendasi di Bidang Peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
  11. Pemberian bimbingan pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Peternakan;
  12. Pemantauan dan evaluasi di Bidang Peternakan dan Kesehatan hewan;
  13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bidang Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian

Bidang Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian melaksanakan tugas pelaksanaan penyusunan kebijakan, program dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian.

Bidang Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia melaksanakan fungsi :

  • Penyusunan kebijakan dan program penyuluhan Pertanian;
  • Pelaksanaan penyuluhan pertanian dan pengembangan mekanisme, tata kerja dan metode penyuluhan pertanian;
  • Pengumpulan, pengolahan, pengemasan dan penyebaran materi penyuluhan bagi pelaku utama dan pelaku usaha;
  • Pengelolaan kelembagaan dan ketenagaan;
  • Pemberian fasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan dan forum masyarakat bagi pelaku utama dan pelaku usaha;
  • Peningkatan kapasitas penyuluh pegawai negeri sipil, swadaya dan swasta;
  • Pemantauan dan evaluasi di Bidang Penyuluhan Pertanian;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan dengan bidang tugas dan fungsinya.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas

            Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian melaksanakan tugas Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin di 1 (satu) Wilayah Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian melaksanakan fungsi :

  • Melaksanakan penyiapan bahan perencanaan pengembangan Pertanian di Wilayah Kecamatan;
  • Melaksanakan koordinasi pelaksanaan kegiatan teknis di Kecamatan bidang produksi dan usaha tani;
  • Menyiapkan penyusunan data statistik Pertanian;
  • Menyusun laporan pelaksanaan tugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian;
  • Menyiapkan bahan dan pembinaan usaha tani sesudai dengan tugas dan fungsi;
  • Menyiapkan bahan pengawasan teknis sesuai dengan tugas dan fungsi;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pengkajian penerapan teknologi anjuran di tingkat usaha tani;
  • Melaksanakan bahan pelaksanaan pengkajian penerapan teknologi anjuran di tingkat usaha tani;
  • Melaksanakan Urusan Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian;
  • Menyiapkan bahan pengelolaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian;
  • Membantu pengawasan, pemeliharaan, pembangunan sarana dan prasarana Pertanian;
  • Melakukan kegiatan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data.

Kelompok Jabatan Fungsional

            Kelompok Jabatan Fungsional melaksanakan fungsi :

  • Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan;
  • Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan;
  • Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk;
  • Jumlah tenaga fungsional di tentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja;
  • Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*